• Tentang Kami
    • Pengurus
  • Kontak
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
No Result
View All Result
Home Berita

Mbah Moen Mengitsbat Sunan Kudus Bukan Ba Alawi

by Admin
6 November 2023
in Berita, Biografi, KH Imaduddin al Bantani, Kisah, Kitab, Manuskrip, Opini, Tokoh
2 min read
0
Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga

Cara Sederhana Memahami Pohon Genetik Y-DNA Bani Hasyim

Haji Habib bin Buja’, Pewaqaf di Makkah, Asli Keturunan Negeri Aceh Bukan Ba’Alwi

Isi Pernyataan Sikap Aliansi Umat Peduli Situs Mbah Bonang

Ditemukan Bukti Baru: Kasus Dugaan Perusakan Cagar Budaya Makam Sunan Bonang Dibuka Lagi

Sejalan Dengan Anti-Nekolim Presiden Prabowo, Gus Rocky Usulkan Kiai Imad Menjadi Staf Khusus Presiden Bidang Sejarah Islam

Gus Rumail mengatakan bahwa motifnya dalam melakukan penelitian nasab Ba Alawi adalah membahagiakan KH. Maimun Zubair Ra (Mbah Moen). Menurut Gus Rumail, Mbah Moen sangat mencintai Ba Alawi dan meyakini kesadahannya (meyakini /mengitsbat Ba Alawi sebagai keturunan Rasul).

“Sebenarnya motif penelitian saya sangat sederhana, yaitu membahagiakan Mbah Maimoen yang sangat mencintai Ba Alawi (dan meyakini kesadahannya), sekaligus putra-putri beliau yang punya tali rasa (ta’alluq) dengan Baalawi.” Demikian salah satu tulisan Gus Rumail.

Pertanyaanya, benarkah Mbah Moen meyakini kasadahan Ba Alawi? Dapatkah Gus Rumail menunjukkan bukti sezaman bahwa Mbah Moen mengitsbat Ba Alawi sebagai keturunan Rasul?

Menurut penulis, Yang Mbah Moen yakini sebagai keturunan Rasul adalah para Wali Songo. Dan Penulis dapat menghadirkan bukti sezaman dimana ketika hidup, Mbah Moen mengitsbat bahwa salah seorang Wali Songo yaitu Sunan Kudus adalah seorang keturunan Rasulullah, Muhammad Saw.

Bukti sezaman itu adalah sebuah video ceramah Mbah Moen. Dalam ceramah itu Mbah Moen dengan tegas menyatakan bahwa salah satu keturunan Nabi Muhammad Saw di Tanah jawa adalah Sayyid Ja’far Shodiq (Sunan Kudus). Video itu diunggah oleh Lahaula TV dengan judul: “Ngakunya Cucu Nabi Tapi Bodoh dan Membodohi Umat!? Gimana? Mbah Maimun Zubair”. Video itu di uploud empat bulan lalu dengan durasi 11 menit 29 detik.

Mbah Moen juga menjelaskan bahwa para keturunan Sunan Kudus hari ini tidak bergelar “Sayyid”. Tapi kita menyaksikan hari ini banyak santri di Kudus. Dari situ, Mbah Moen ingin mengatakan bahwa ada hubungannya antara kuatnya Islam di Kudus itu, yang dicirikan dengan banyaknya kaum santri di sana, dan antara adanya para keturunan Nabi Muhammad Saw yang tinggal di Kudus hari ini. Walaupun tidak diketahui oleh orang bahwa ia adalah keturunan Nabi.

Jika Gus Rumail ingin membahagiakan Mbah Moen, seharusnya, ia meneliti, bahkan membela jika ada orang yang menyatakan bahwa Wali Songo bukan keturunan Nabi. Atau jika ada orang yang menyatakan bahwa Wali Songo tidak mempunyai keturunan. Karena hal itu bertentangan dengan ucapan Mbah Moen. Ucapan Mbah Moen sorih tanpa takwil bahwa Sunan Kudus adalah keturunan Rasulullah dan mempunyai putra yang tidak bergelar “Sayyid”.

Sementara itu, sampai sekarang, Gus Rumail tidak bisa menghadirkan bukti bahwa Mbah Moen telah mengitsbat Ba Alawi sebagai keturunan Nabi Muhammad Saw. Adapun sowannya para Ba Alawi kepada Mbah Moen dan beliau menghormatinya, itu tidak bisa dijadikan dalil bahwa Mbah Moen mengitsbat nasab mereka.

Demikian pula Hadratusyaikh Hasyim Asy’ari yang mengutip kalam seorang Ba Alawi dalam Qonun Asasi tidak bisa dikatakan Mbah Hasyim mengitsbat nasab Ba Alawi atau menjadi muhibbin Ba Alawi. Mengutip sebuah pendapat dalam tulisan, bagi ulama sudah biasa. Penulis pun kadang mengutip pendapat sarjana Barat, Ba Alawi dan yang lainnya dalam tulisan penulis. Demikian pula Syaikh Nawawi al-Bantani dalam kitab Uqudullujain ketika menyebut istilah habib dalam kitab tersebut, bukan berarti beliau mengitsbat nasab Ba Alawi, tetapi beliau menceritakan bahwa istilah-istilah untuk gelar bagi orang yang mengaku sebagai keturunan Nabi diantaranya adalah gelar habib. Karena memang di masa Syaikh Nawawi al-Bantani, para Ba Alawi yang mengaku keturunan Nabi itu menggunakan gelar “Habib”. Jadi, sekali lagi, itu bukan mengitsbat, tetapi hanya menceritakan saja.

Satu hal yang menarik lagi yang patut diungkapkan dari video Mbah Moen itu adalah: tentang bagaimana Mbah Moen menyatakan bahwa sulit (hampir mustahil) para keturunan Nabi Muhammad Saw bisa menjadi kafir. Jadi bisa kita simpulkan bahwa salah satu ciri yang bisa kita lihat dari sebuah kabilah apakah mereka adalah keturunan Nabi atau bukan, menurut Mbah Moen, adalah dari apakah ada dari kabilah itu orang yang murtad? Dan hari ini kita saksikan ada seorang Ba Alawi dari marga Assegaf yang bernama Thomas Assegaf yang murtad dari agama Islam. Ini menjadi indikator kuat, bahwa memang kabilah itu bukanlah kabilah dari keturunan Nabi Muhammad Saw.

Penulis: Imaduddin Utsman al-Bantani

Tags: ba alawiba alawi rungkadBa Alwibahar bin smithbin yahyabudaya nusantraDzuriyyahDzuriyyah Nabihabaibhabibhaluhanif alatasHRSisnad palsuKeturunan Nabiketurunan palsuKeturunan Rasulullahmakammakam palsumanuskripNasabnasab palsunasab rungkadpemalsuan nasabpemalsuan silsilahpembelokan sejarahpembongkaran makamRasulRasulullah SAWrekomendasi kepada negararumail abbasrungkadsanad ilmusejarah keratonSilsilah Habibsilsilah nasabsitus budayasumodiningrattest DNAthoha bin yahyaUbaidUbaidillahulamautsman bin yahya
ShareTweetShare
Previous Post

Kang Dins: NU Selalu Berpihak Kepada Rakyat Palestina

Next Post

Hari Pahlawan, Antara Pejuang Dan Pengkhianat (Ba Alawi Telanjang Dalam Sejarah Negeri)

Related Posts

Cara Sederhana Memahami Pohon Genetik Y-DNA Bani Hasyim

21 Mei 2026
127

Haji Habib bin Buja’, Pewaqaf di Makkah, Asli Keturunan Negeri Aceh Bukan Ba’Alwi

20 Mei 2026
152

Isi Pernyataan Sikap Aliansi Umat Peduli Situs Mbah Bonang

19 Mei 2026
34

Ditemukan Bukti Baru: Kasus Dugaan Perusakan Cagar Budaya Makam Sunan Bonang Dibuka Lagi

19 Mei 2026
89

Sejalan Dengan Anti-Nekolim Presiden Prabowo, Gus Rocky Usulkan Kiai Imad Menjadi Staf Khusus Presiden Bidang Sejarah Islam

14 Mei 2026
65

Dr. Saleh Basyari: Tesis Kiai Imad Persempit Ruang Simtuddurar, Taufiq Assegaf, Majlis Salawat Syekh bin Abdul Qadir dan Lutfi bin Yahya

14 Mei 2026
92

Kandidat Doktor dari Inggris: Kiai Imad dan Presiden Prabowo Seperti Einstein dan Roosevelt

14 Mei 2026
42

DR. Saleh Basyari: Bung Karno Nasionalisasi Aset Ekonomi, Kiai Imad Nasionalisasi Sosial-Keagamaan

14 Mei 2026
17

K.H. Imaduddin Utsman Al Bantani Sampaikan Surat Laporan Batalnya Nasab Habaib Kepada Presiden Prabowo

12 Mei 2026
107

K.H. Imaduddin Utsman Al Bantani Temui Kepala Staf Kepresidenan di Gedung KSP

12 Mei 2026
64
Next Post

Hari Pahlawan, Antara Pejuang Dan Pengkhianat (Ba Alawi Telanjang Dalam Sejarah Negeri)

Paling Banyak Dilihat

Sains

Hasil Tes Y-Dna Klan Ba’alwi Hadramaut: Konklusif Bukan Keturunan Nabi Muhammad SAW

by Admin
24 Mei 2026
109

Klan Ba’alwi, sebuah komunitas yang berasal dari wilayah Hadramaut, Yaman, secara historis mengklaim garis keturunan paternal (patrilineal) mereka bermuara pada...

Read more
Load More
  • All
  • Berita
  • Opini
  • Pustaka
  • Santri
  • Ulama
  • Pesantren

Hasil Tes Y-Dna Klan Ba’alwi Hadramaut: Konklusif Bukan Keturunan Nabi Muhammad SAW

Cara Sederhana Memahami Pohon Genetik Y-DNA Bani Hasyim

Haji Habib bin Buja’, Pewaqaf di Makkah, Asli Keturunan Negeri Aceh Bukan Ba’Alwi

Isi Pernyataan Sikap Aliansi Umat Peduli Situs Mbah Bonang

Ditemukan Bukti Baru: Kasus Dugaan Perusakan Cagar Budaya Makam Sunan Bonang Dibuka Lagi

Studi Genomik mengenai Asal-usul Etnis Bangsa Arab dan Populasi Dunia Berdasarkan Asam Deoksiribonukleat (DNA)

Load More

Baca Juga

Nasab Ba Alawi Tidak Masuk Akal

by Admin
20 Juli 2023
71k

Menjawab Ludfi Rochman Tentang Terputusnya Nasab Habib

by Admin
9 April 2023
51.9k

Seputar Penelitian Ilmiah KH. Imaduddin Utsman Tentang Nasab Habib (1)

by Admin
26 April 2023
37.4k

  • Opini
  • Berita
  • Pustaka
  • Ulama
  • Santri
  • Pesantren
Follow Us

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Depo 25 Bonus 25