• Tentang Kami
    • Pengurus
  • Kontak
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
No Result
View All Result
Home Pesantren

Peringatan HSN 2025 di PP Nahdlatul Ulum Kresek Berlangsung Khidmat

by Admin
22 Oktober 2025
in Pesantren
1 min read
0
Share on FacebookShare on Twitter

Kresek, Kabupaten Tangerang (22/10/2025) — Dalam suasana khidmat dan penuh haru, ratusan santri Pondok Pesantren Nahdlatul Ulum Cempaka memperingati Hari Santri Nasional 2025 pada Selasa, 22 Oktober 2025.
Peringatan tahun ini mengusung tema: “Santri Jihad Ilmu, Meneguhkan NKRI dan Peradaban Dunia.”

Sejak pagi, para santri telah memenuhi halaman pesantren dengan pakaian seragam putih bersarung, menandakan kesiapan mereka menyambut momen bersejarah bagi dunia pesantren Indonesia.
Kegiatan diawali dengan apel Hari Santri yang berlangsung khidmat, dilanjutkan dengan istighotsah dan doa bersama untuk para muassis Nahdlatul Ulama serta para guru dan ulama yang telah wafat.
Ratusan suara santri yang melantunkan dzikir dan doa bergema di setiap sudut pesantren, menghadirkan suasana religius yang mendalam.

 

1 of 9
- +

Dalam amanatnya, KH. Imaduddin Utsman al-Bantani, Pengasuh Pondok Pesantren Nahdlatul Ulum, menyampaikan pesan penuh makna:

“Santri harus mampu bermanfaat, bukan hanya untuk masyarakat sekitar, tetapi juga untuk negara dan peradaban dunia.
Santri wajib mengawal kemerdekaan Indonesia dengan mengawal pemerintah dan negara agar tetap sesuai dengan cita-cita kemerdekaan — yaitu melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, serta ikut melaksanakan ketertiban dunia.”

Baca Juga

Sosok Gus Aziz Jazuli, Alumni Tarim yang Berani Angkat Isu Nasab: “Ilmu Itu untuk Menguji Kebenaran”

Melawan Hegemoni Ba’alwi: Menuju Dekolonisasi Mental Pesantren

Isra Mi’raj di Pesantren Sidadung: Spirit Santri Putri Menjemput Cahaya dan Amanah Peradaban

RMI PWNU Banten Siapkan Program Pemberdayaan Ekonomi Pesantren Sesuai Amanat Undang-Undang

17 Perbedaan Ajaran Nahdlatul Ulama dan Ajaran Habaib: Kritik Kepada KH Ma’ruf Khozin Yang Menyatakan Kesamaan Ajaran NU & Baalawi

Beliau menegaskan bahwa jihad santri masa kini bukan lagi dalam bentuk perang fisik, melainkan perjuangan menegakkan ilmu, akhlak, dan pengabdian sosial. Santri dituntut menjadi pelopor peradaban yang berpegang teguh pada nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jama’ah dan semangat cinta tanah air.

“Santri adalah penjaga warisan ulama dan pelanjut perjuangan para pendiri bangsa. Tugas santri hari ini adalah memastikan kemerdekaan tetap bermakna — dengan menjaga keilmuan, moralitas, dan tanggung jawab kebangsaan,” ujar Kiai Imad.

Peringatan Hari Santri di Pondok Pesantren Nahdlatul Ulum berlangsung dengan penuh kehangatan. Doa bersama menjadi momentum mempererat batin seluruh civitas pesantren, meneguhkan tekad untuk terus menjaga NKRI dan mengabdi kepada umat melalui ilmu dan amal saleh.

Acara ditutup dengan pembacaan shalawat Nabi dan doa untuk bangsa, menandai tekad bahwa pesantren akan terus menjadi benteng peradaban dan penjaga moral bangsa.

Reportase: Kang Dins

ShareTweetShare
Previous Post

Pesantren Era Post Modernisme

Next Post

Fakta DNA Teroris Usamah bin Ladin Sebagai Sepupu Ba’Alwi: Kenapa Tidak Mengaku Cucu Nabi

Related Posts

Sosok Gus Aziz Jazuli, Alumni Tarim yang Berani Angkat Isu Nasab: “Ilmu Itu untuk Menguji Kebenaran”

9 April 2026
97

Melawan Hegemoni Ba’alwi: Menuju Dekolonisasi Mental Pesantren

25 Maret 2026
71

Isra Mi’raj di Pesantren Sidadung: Spirit Santri Putri Menjemput Cahaya dan Amanah Peradaban

19 Januari 2026
73

RMI PWNU Banten Siapkan Program Pemberdayaan Ekonomi Pesantren Sesuai Amanat Undang-Undang

15 Januari 2026
46

17 Perbedaan Ajaran Nahdlatul Ulama dan Ajaran Habaib: Kritik Kepada KH Ma’ruf Khozin Yang Menyatakan Kesamaan Ajaran NU & Baalawi

12 Januari 2026
528

RMI PWNU Banten Gelar Digitalisasi Pesantren dan Pemberdayaan Ekonomi Umat Sambut Harlah ke-100 NU

8 Januari 2026
76

Menengok Sejarah Pesantren di Nusantara

13 Oktober 2025
168

Mengenal Ormas Islam PWI LS

7 Oktober 2025
1.2k

RMI PWNU Banten Gelar Rapat Kerja Perdana Masa Khidmah 2025 – 2030

29 September 2025
123

Kitab Minhajunnassabin, NU dan Santri Bermasyrab Quburiyah

18 September 2025
1.8k
Next Post

Fakta DNA Teroris Usamah bin Ladin Sebagai Sepupu Ba’Alwi: Kenapa Tidak Mengaku Cucu Nabi

Paling Banyak Dilihat

KH Imaduddin al Bantani

Riziq Syihab Bukan Keturunan Nabi Muhammad SAW Secara Absolut

by Admin
25 April 2026
34

Pada tanggal 21 April 2026, Riziq Syihab membuat sebuah video yang menjelaskan silsilah keluarganya dengan judul “Pemaparan Silsilah Keluarga Datuk...

Read more
Load More
  • All
  • Berita
  • Opini
  • Pustaka
  • Santri
  • Ulama
  • Pesantren

Riziq Syihab Bukan Keturunan Nabi Muhammad SAW Secara Absolut

Daftar Nama Kiai, Tokoh dan Lembaga Yang Telah Gagal Menjawab Tesis Batalnya Nasab Ba’Alwi

Silsilatul Dzahab Bantarsari Vs Silsilatul Halu Baalwi: Praktikkan Adab Yang Anda Ajarkan Selama Ini

Rekonstruksi Persepsi Sosial Komunitas Ba’alwi Terjun Bebas di Lingkup Masyarakat Jawa Tahun 2026

Step Forward? Perintah Allah Swt & Rasulullah Saw: Refleksi Menuju 4 Tahun Polemik Nasab Habib & Baalwisasi-Yamanisasi

Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap

Load More

Baca Juga

Nasab Ba Alawi Tidak Masuk Akal

by Admin
20 Juli 2023
70.8k

Menjawab Ludfi Rochman Tentang Terputusnya Nasab Habib

by Admin
9 April 2023
51.9k

Seputar Penelitian Ilmiah KH. Imaduddin Utsman Tentang Nasab Habib (1)

by Admin
26 April 2023
37.3k

  • Opini
  • Berita
  • Pustaka
  • Ulama
  • Santri
  • Pesantren
Follow Us

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Depo 25 Bonus 25