• Tentang Kami
    • Pengurus
  • Kontak
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
No Result
View All Result
Home Berita

Pilpres Dan Pilar Kebangsaan Yang Harus Dipahami

by Admin
15 Januari 2024
in Berita, Opini
2 min read
0
Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga

The Beginning of Baalwisasi-Yamanisasi: Penyelewengan Definisi Habib dan Ahlul Bait

Daftar Nama Kiai, Tokoh dan Lembaga Yang Telah Gagal Menjawab Tesis Batalnya Nasab Ba’Alwi

Silsilatul Dzahab Bantarsari Vs Silsilatul Halu Baalwi: Praktikkan Adab Yang Anda Ajarkan Selama Ini

Rekonstruksi Persepsi Sosial Komunitas Ba’alwi Terjun Bebas di Lingkup Masyarakat Jawa Tahun 2026

Step Forward? Perintah Allah Swt & Rasulullah Saw: Refleksi Menuju 4 Tahun Polemik Nasab Habib & Baalwisasi-Yamanisasi

“Diatas Politik, Ada Kemanusiaaan !”
(Gus Dur, Sang Guru Bangsa)

Memang benar, Pemilihan Umum atau Pesta Demokrasi, sejatinya bukan untuk memilih yang terbaik, namun mencegah yang terburuk berkuasa. Juga sangat benar, dalam memilih pemimpin, selain dilihat dari kapasitas pribadinya, juga harus dilihat dari siapa yang ada dalam barisannya.

Namun mutlak tak terbantahkan dan tanpa keraguan, bahwa sikap kenegarawan harus didahulukan diatas sekedar kepentingan sesaat. Bahwa dalam kebebasan ruang publik demokrasi tetap harus ada nilai-nilai yang dikedepankan. Politik Kekuasaan adalah menang-kalah. Siapa dapat apa, kapam dan pada posisi dimana. Semua harus terkalkulasi dengan jelas. Mainstreamnya hanya untung rugi.

Politikus macam beginilah yang mudah untuk menggadaikan bangsanya, bahkan meminum darah rakyatnya hanya demi nafsu berkuasa. Politik ala Kurawa, hamba angkara murka.

Nusantara dan seluruh masa depannya, sangat murah harganya bila hanya untuk dipertaruhkan demi sekedar Politik Kekuasaan. Dengarlah wahai para Politikus, ini peringatan dari seluruh anak-bangsa yang masih mencintai negeri ini. Tidak ada politik yang layak diperjuangkan bila mengingkari nilai-nilai Kebangsaan. Pilar Kebangsaan adalah Pancasila, UUD’45, NKRI Harga Mati dan Bhinneka Tunggal Ika. Memilih pemimpin harus jelas dan tegas keberpihakannya. Siapa yang berdiri dalam situasi gamang dan ragu-ragu akan dinilai oleh segenap anak-bangsa. Dan pastinya akan terseleseksi dalam sejarah.

Keluarga Trah Walisongo dan Kesultanan Nusantara dengan bangga dan totalitas, akan mendukung siapapun calon Presiden yang setia kepada Pilar Kebangsaan diatas. Namun bila hanya demi politik semata, hanya untuk meraih kue manis kekuasaan. Ini tak ubahnya seperti Macchiavelli yang menghalalkan segala cara untuk dapat berkuasa. Jiwa Nusantara pasti menolak dan muntah dengan politisi semacam itu.

Ingatlah, bagaimana Guru Bangsa bersabda: “Diatas Politik, ada Kemanusiaan!”

Mereka yang mencampakkan nilai-nilai kemanusiaan, hanya demi Politik Kekuasaan, adalah manifestasi sengkuni abad Millenial. Demikian juga, diatas Politik Kekuasaan ada Nilai-Nilai Luhur yang harus dipertahankan dengan segenap jiwa dan raga.

Ideologi Bangsa Pancasila jangan digadaikan dengan paham radikal dan intoleransi.

Konstitusi kita sebagai prasasti Luhur Bangsa jangan ditukar dengan ideologi sesat Khilafah Palsu yang sejatinya hanya proxy ideologi asing yang tidak jelas sanad keilmuan dan kesejarahannya. Demikian juga NKRI dan Kebhinnekaan, yang menjadi manifestasi Luhur pengikat seluruh etnis dan agama di negeri ini. Janganlah dicabik-cabik hanya untuk kepentingan 5 tahunan.

Anda sejatinya sedang meniti jalan sesat mengkhianati para Pendiri Bangsa dan Leluhur Nusantara.

Kesalahan sebuah Rejim di masa silam terkait HAM, karena dalam situasi genting atau suasana perang, masih layak diperdebatkan substansi kebenarannya. Pertanggungjawabannya jelas, dalam koridor hati nurani maupun hukum positif Kebangsaan.

Akrobat Politik dengan dalih Pelanggaran Etika atas hukum dan aturan main pemilihan, adalah jelas cacat demokrasi. Namun semua masih bisa diperdebatkan dalam ranah Hukum dan Konstitusi. Medan pertanggungjawabannya jelas dan publik layak menilainya dengan transparan.

Namun, pengkhianatan kepada Pancasila, Konstitusi, NKRI maupun Kebhinnekan adalah tak termaafkan dan harus divonis dalam Sejarah Bangsa ini. Jangan pernah bermain-main dengan pusaka Bangsa ini, atau anda harus siap terhujam dan tercoreng menanggung malu selamanya. Terkubur menjadi fosil dan Mummy kehinaan.

Kesimpulannya:

Jangan sampai nanti ada Kadal Gurun Berkepala Sapi!

Wassalamu’alaikum wr.wb, Salam Sejahtera, Rahayu Nusantaraku!

Bumi Plered, 15 Januari 2024
Penulis: KRT. Faqih Wirahadiningrat

ShareTweetShare
Previous Post

Menanggapi Ustad Taufik Segaf

Next Post

Menanggapi Profesor Said Aqil Husin Al Munawwar Tentang Nasab Habib

Related Posts

The Beginning of Baalwisasi-Yamanisasi: Penyelewengan Definisi Habib dan Ahlul Bait

29 April 2026
7

Daftar Nama Kiai, Tokoh dan Lembaga Yang Telah Gagal Menjawab Tesis Batalnya Nasab Ba’Alwi

22 April 2026
149

Silsilatul Dzahab Bantarsari Vs Silsilatul Halu Baalwi: Praktikkan Adab Yang Anda Ajarkan Selama Ini

21 April 2026
53

Rekonstruksi Persepsi Sosial Komunitas Ba’alwi Terjun Bebas di Lingkup Masyarakat Jawa Tahun 2026

18 April 2026
60

Step Forward? Perintah Allah Swt & Rasulullah Saw: Refleksi Menuju 4 Tahun Polemik Nasab Habib & Baalwisasi-Yamanisasi

18 April 2026
28

Tedi Isyaratkan Ada Reshuffle Kabinet, Kiai Imad Usul Presiden Copot Nusron Terkait Korupsi Kuota Haji

10 April 2026
93

Mengapa NU Harus Memisahkan Diri dari Klan Habib Baalwi: Sejarah Panjang Masa Depan

9 April 2026
72

Muktamar NU 2026 and The Art of Letting Go

7 April 2026
40

Melawan Hegemoni Ba’alwi: Menuju Dekolonisasi Mental Pesantren

25 Maret 2026
72

Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas

24 Maret 2026
626
Next Post

Menanggapi Profesor Said Aqil Husin Al Munawwar Tentang Nasab Habib

Paling Banyak Dilihat

Opini

The Beginning of Baalwisasi-Yamanisasi: Penyelewengan Definisi Habib dan Ahlul Bait

by Admin
29 April 2026
7

Penulis: Rifky Zulkarnaen J. Baswara Baalwisasi-Yamanisasi masif terjadi di Indonesia (Nusantara). Bagaimana itu bisa terjadi? Dari mana awal mulanya? Jawabannya:...

Read more
Load More
  • All
  • Berita
  • Opini
  • Pustaka
  • Santri
  • Ulama
  • Pesantren

The Beginning of Baalwisasi-Yamanisasi: Penyelewengan Definisi Habib dan Ahlul Bait

Riziq Syihab Bukan Keturunan Nabi Muhammad SAW Secara Absolut

Daftar Nama Kiai, Tokoh dan Lembaga Yang Telah Gagal Menjawab Tesis Batalnya Nasab Ba’Alwi

Silsilatul Dzahab Bantarsari Vs Silsilatul Halu Baalwi: Praktikkan Adab Yang Anda Ajarkan Selama Ini

Rekonstruksi Persepsi Sosial Komunitas Ba’alwi Terjun Bebas di Lingkup Masyarakat Jawa Tahun 2026

Step Forward? Perintah Allah Swt & Rasulullah Saw: Refleksi Menuju 4 Tahun Polemik Nasab Habib & Baalwisasi-Yamanisasi

Load More

Baca Juga

Nasab Ba Alawi Tidak Masuk Akal

by Admin
20 Juli 2023
70.9k

Menjawab Ludfi Rochman Tentang Terputusnya Nasab Habib

by Admin
9 April 2023
51.9k

Seputar Penelitian Ilmiah KH. Imaduddin Utsman Tentang Nasab Habib (1)

by Admin
26 April 2023
37.3k

  • Opini
  • Berita
  • Pustaka
  • Ulama
  • Santri
  • Pesantren
Follow Us

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Depo 25 Bonus 25