• Tentang Kami
    • Pengurus
  • Kontak
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
No Result
View All Result
Home Santri Hikmah

Ayat-Ayat Al-Quran Mendasari Sila-Sila Pancasila

by Admin
1 Juni 2025
in Hikmah
4 min read
0
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Hamdan Suhaemi

Tinjauan Akar

Bangsa Indonesia telah melewati semua fase zamannya, sejak pra sejarah hingga era sejarah, sejak awal sebelum masehi hingga milenium ketiga ini, nenek moyang kita telah meninggalkan jejak peradabannya, lengkap dengan falsafah, bahasa, adat istiadat, dan kebudayaannya. Gambaran corak heterogenitas yang dikuatkan oleh kesamaan nasib, kesamaan cita-cita, kesamaan tekad.

Indonesia negeri yang diapit oleh dua benua Asia dan Australia, berada dalam garis khatulistiwa, negeri yang beribu-ribu pulau, penduduk yang bersuku-suku, berbahasa yang berbeda beda, dikaruniai kekayaan alam yang sangat melimpah, keindahan alamnya membuat decak kagum bangsa-bangsa di seluruh dunia, bagai hamparan surga kecil di dunia.

Baca Juga

Setelah Ramadan dan Idul Fitri: Menjaga Jejak Kebaikan dan Menyambung Rantai Istiqamah

Jalan Sunyi Pengamal Tarekat

Membenci dan Memerangi Klan Habib Baalwi adalah Kemuliaan

Senjata Utama Klan Habib Baalwi dalam Operasi Klandestin Baalwisasi-Yamanisasi Nusantara

Etika Kebangsaan Dalam Perspektif Nikomakea

Berbagai nilai inklusivitas, persatuan, serta gotong royong yang terkandung di dalamnya, membentuk sebuah sistem nilai yang hingga kini mampu merefleksikan nilai-nilai luhur bangsa.

Indonesia bukan sekadar nama. Ada kenangan, cinta dan luka di sana. Ada tempat bertualang dan tempat pulang. Ada saya dan kau yang mencoba memperbaiki, dengan cara kita yang sederhana dan tak kenal lelah.

Pancasila itu Philosophische Grondslag

Bung Karno dalam pidatonya yang disampaikan pada 1 Juni 1945 mengatakan bahwa ” philosophische grondslag adalah fundamen, filsafat, pikiran yang sedalam-dalamnya jiwa, hasrat yang sedalam-dalamnya untuk di atasnya didirikan gedung Indonesia Merdeka yang kekal dan abadi”.

Adapun, filosofi Indonesia tersusun dari asas-asas kultural yang dimiliki dan melekat pada bangsa itu sendiri, tidak ada pendatang di Indonesia, melainkan yang ada adalah bangsa Indonesia itu sendiri. Nilai-nilai kenegaraan dan kemasyarakatan yang terkandung dalam Pancasila itu bukan hanya hasil konseptual seseorang saja, melainkan hasil konsensus dari seluruh anak bangsa yang dihasilkan dari nilai-nilai kulturalnya.

Dalil Pancasila

Meski Pancasila dianggap thogut oleh sebagian kecil anak bangsa yang berafiliasi dengan organisasi khilafah, tetap saja di dalam Pancasila ada roh yang menguatkannya, apa itu ? Suatu dalil yang berlandaskan Al-Qur’an. Bahwa di setiap sila Pancasila terdapat prinsip Al-Qur’an. Ada korelasi ayat dan sila -sila dalam Pancasila.

Maka tidak benar, Pancasila harus diganti karena tidak sesuai ajaran Islam. Justru ajaran Islam yang memprinsipi di setiap sila dalam Pancasila. Itu artinya Pancasila dasar negara Republik Indonesia bukan suatu kesalahan, tetapi sebuah konsep agung yang lahir dari pribadi-pribadi mulia para pendiri bangsa dengan tidak meninggalkan ajaran agamanya.

Sila Pertama

Ketuhanan yang maha esa. Ada korelasi dengan ayat Al-Qur’an di bawah ini, yaitu surat al-Ikhlas.

قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ اللَّهُ الصَّمَدَ لمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ

Artinya: Katakanlah: “Dia-lah Allah, Yang Maha Esa. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan, dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia”. (QS.al-Ikhlas:1-4).

Sila kedua

Kemanusiaan yang adil dan beradab. Terdapat ayat yang ada hubungannya dalam sila ini, yaitu.

يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَى وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ

Artinya: “Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.” (QS.al-Hujurat:13).

Sila ketiga

Persatuan Indonesia. Pahami ayat di dalam Al-Qur’an yang anjurkan persatuan, yakni.

وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللهِ جَمِيعًا وَلاَ تَفَرَّقُوا وَاذْكُرُوا نِعْمَتَ اللهِ عَلَيْكُمْ إِذْ كُنتُمْ أَعْدَآءً فَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِكُمْ فَأَصْبَحْتُم بِنِعْمَتِهِ إِخْوَانًا

Artinya: Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai-berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah orang-orang yang bersaudara. (QS Ali Imran:103)

Sila Keempat

Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan. Terdapat ayat Al-Qur’an yang ada korelasi dengan sila ke empat ini.

فَبِمَا رَحْمَةٍ مِنَ اللَّهِ لِنْتَ لَهُمْ وَلَوْ كُنْتَ فَظًّا غَلِيظَ الْقَلْبِ لانْفَضُّوا مِنْ حَوْلِكَ فَاعْفُ عَنْهُمْ وَاسْتَغْفِرْ لَهُمْ وَشَاوِرْهُمْ فِي الأمْرِ فَإِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُتَوَكِّلِينَ

Artinya: “Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah-lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakal kepada-Nya. “ (QS.al-Imran:159).

Sila Kelima

Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Dalam sila ini ada korelasi ayat Al-Qur’an dengan maksud dan tujuan terwujudnya keadilan yang menyeluruh.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُونُوا قَوَّامِينَ لِلَّهِ شُهَدَاءَ بِالْقِسْطِ ۖ وَلَا يَجْرِمَنَّكُمْ شَنَآنُ قَوْمٍ عَلَىٰ أَلَّا تَعْدِلُوا ۚ اعْدِلُوا هُوَ أَقْرَبُ لِلتَّقْوَىٰ ۖ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ

Artinya: “Hai orang-orang yang beriman hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap suatu kaum, membuatmu berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” ( Q.S al-Maidah, ayat 8 ).

Kesetiaan atas Pancasila

Dari teks-teks ayat di atas tentu balaghahnya jelas, ini yang oleh para ulama kita dulu taslim atas keputusan bersama ( konsensus nasional), karena mengingkarinya adalah tindakan penghianatan. Ajaran Islam sangat melarang keras untuk berkhianat, bahkan memerintahkan taat, melarang membangkang, dan menganjurkan cinta tanah air.

Mari kita pahami ayat di bawah ini.

إِنَّ الَّذِي فَرَضَ عَلَيْكَ الْقُرْآنَ لَرَادُّكَ إِلَى مَعَادٍ

Artinya: “Sesungguhnya (Allah) yang mewajibkan atasmu (melaksanakan hukum-hukum) Al-Qur’an benar-benar akan mengembalikan kamu ke tempat kembali.” (QS. Al Qashash: 85).

Ayat yang menjadi dalil cinta tanah air menurut ulama yaitu Al-Qur’an surat An-Nisa’ ayat 66.

وَلَوْ أَنَّا كَتَبْنَا عَلَيْهِم أَنِ اقْتُلُوْا أَنْفُسَكم أَوِ أخرُجُوا مِن دِيَارِكُمْ مَا فَعَلُوْه إِلَّا قليلٌ منهم

Artinya: “Dan sesungguhnya jika seandainya Kami perintahkan kepada mereka (orang-orang munafik): ‘perangilah diri kamu atau keluarlah dari kampung halaman kamu!’ niscaya mereka tidak akan melakukannya, kecuali sebagian kecil dari mereka” (QS. An-Nisa’: 66).

Kita pahami juga penjelasan dari Syaikh Wahbah Al-Zuhaily dalam tafsirnya al-Munir fil Aqidah wal Syari’ah wal Manhaj terkait ayat yang di atas sebagai dalil cinta tanah air, yaitu.

وفي قوله: (أَوِ اخْرُجُوْا مِنْ دِيَارِكُمْ) إِيْمَاءٌ إِلىَ حُبِّ الوَطَنِ وتَعَلُّقِ النَّاسِ بِهِ، وَجَعَلَه قَرِيْنَ قَتْلِ النَّفْسِ، وَصُعُوْبَةِ الهِجْرَةِ مِنَ الأوْطَانِ.

Artinya: “Di dalam firman-Nya, terdapat isyarat akan cinta tanah air dan ketergantungan orang dengannya, dan Allah menjadikan keluar dari kampung halaman sebanding dengan bunuh diri, dan sulitnya hijrah dari tanah air.” ( al-Munir fil Aqidah wal Syari’ah wal Manhaj, Juz 5, hal. 144).

Akhir Kalimat

Korelasi Pancasila dengan beberapa ayat dari al-Quran itu tidak boleh dianggap ringan, hanya sebatas dituduh thogut, tetapi Pancasila adalah perwujudan dari beberapa ayat, hingga setiap sila-nya tidak keluar dari ajaran Islam.

Serang 1 Juni 2025
Ketua FKUB Serang
Idaroh Wustho Jatman Banten
Sekretaris Komisi HAUB MUI Banten

ShareTweetShare
Previous Post

Pengurus JATMAN se-Banten Akan Dilantik Serentak

Next Post

Semangat Menjaga Kerukunan: Kritik Sosiologis Atas Pernyataan Elia Myron Soal Nabi Akhir Zaman

Related Posts

Setelah Ramadan dan Idul Fitri: Menjaga Jejak Kebaikan dan Menyambung Rantai Istiqamah

21 Maret 2026
33

Jalan Sunyi Pengamal Tarekat

26 Mei 2025
107

Membenci dan Memerangi Klan Habib Baalwi adalah Kemuliaan

23 November 2024
826

Senjata Utama Klan Habib Baalwi dalam Operasi Klandestin Baalwisasi-Yamanisasi Nusantara

6 November 2024
413

Etika Kebangsaan Dalam Perspektif Nikomakea

12 September 2024
203

Yang Dibanggakan itu Apa?

14 Juli 2024
680

Menziarahi Sayid Abdullah bin Abbas di Kota Thaif

12 Juli 2024
660

Masih Relevankah Diskusi Kebangsaan Di Era Polemik Nasab

8 Juli 2024
288

Kartun Doraemon: Imaginasi Klan Ba’Alwi Saat Ini

8 Juli 2024
416

Ba Alwi Dan Cacat Logika

7 Juli 2024
915
Next Post

Semangat Menjaga Kerukunan: Kritik Sosiologis Atas Pernyataan Elia Myron Soal Nabi Akhir Zaman

Paling Banyak Dilihat

Opini

Syekh Nawawai Tsani Dari Banten di Abad Modern

by Admin
1 Mei 2026
79

Tangerang, (30 April 2026) - Wilayah Kresek dan Tanara merupakan dua wilayah yang secara geografis berdekatan serta memiliki keterkaitan historis...

Read more
Load More
  • All
  • Berita
  • Opini
  • Pustaka
  • Santri
  • Ulama
  • Pesantren

Syekh Nawawai Tsani Dari Banten di Abad Modern

The Beginning of Baalwisasi-Yamanisasi: Penyelewengan Definisi Habib dan Ahlul Bait

Riziq Syihab Bukan Keturunan Nabi Muhammad SAW Secara Absolut

Daftar Nama Kiai, Tokoh dan Lembaga Yang Telah Gagal Menjawab Tesis Batalnya Nasab Ba’Alwi

Silsilatul Dzahab Bantarsari Vs Silsilatul Halu Baalwi: Praktikkan Adab Yang Anda Ajarkan Selama Ini

Rekonstruksi Persepsi Sosial Komunitas Ba’alwi Terjun Bebas di Lingkup Masyarakat Jawa Tahun 2026

Load More

Baca Juga

Nasab Ba Alawi Tidak Masuk Akal

by Admin
20 Juli 2023
70.9k

Menjawab Ludfi Rochman Tentang Terputusnya Nasab Habib

by Admin
9 April 2023
51.9k

Seputar Penelitian Ilmiah KH. Imaduddin Utsman Tentang Nasab Habib (1)

by Admin
26 April 2023
37.3k

  • Opini
  • Berita
  • Pustaka
  • Ulama
  • Santri
  • Pesantren
Follow Us

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Depo 25 Bonus 25