• Tentang Kami
    • Pengurus
  • Kontak
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
No Result
View All Result
Home Opini

Beruntungnya Orang yang Saling Memaafkan di Hari Raya Idul Fitri

by Admin
21 Maret 2026
in Opini
2 min read
0
Share on FacebookShare on Twitter

Idul Fitri bukan hanya tentang makan makanan enak di hari Lebaran setelah sebulan menahan lapar. Ia adalah momentum langka di mana pintu maaf terbuka lebar, hati dilunakkan, dan ego seolah “dipaksa” turun satu level. Di momen ini, ada satu kelompok yang sejatinya paling beruntung: mereka yang benar-benar saling memaafkan dengan tulus.

Secara syar’i, Islam menempatkan memaafkan pada posisi yang sangat tinggi. Dalam Al-Qur’an, Allah memuji orang-orang yang mampu menahan amarah dan memberi maaf, bahkan ketika mereka punya alasan untuk marah. Lebih dari itu, ada prinsip penting: dosa kepada sesama manusia tidak akan selesai hanya dengan ibadah, sampai urusan itu dibereskan langsung dengan orang yang bersangkutan.

Artinya, orang yang mau merendahkan hati untuk meminta maaf dan yang lapang dada untuk memberi maaf sebenarnya sedang menyelamatkan dirinya sendiri. Ia tidak membawa “utang batin” ke hadapan Allah. Ia pulang ke fitrah dengan lebih ringan.

Rasulullah ﷺ juga memberi isyarat kuat bahwa kemuliaan seseorang bukan terletak pada siapa yang paling benar, tapi siapa yang paling mudah memaafkan. Dalam banyak riwayat, disebutkan bahwa memaafkan tidak akan mengurangi kehormatan seseorang, justru meninggikannya. Jadi kalau ada yang masih gengsi minta maaf duluan, mungkin dia belum sadar: yang cepat memaafkan itu bukan kalah, tapi naik kelas.

Baca Juga

Dr. Saleh Basyari: Tesis Kiai Imad Persempit Ruang Simtuddurar, Taufiq Assegaf, Majlis Salawat Syekh bin Abdul Qadir dan Lutfi bin Yahya

Kandidat Doktor dari Inggris: Kiai Imad dan Presiden Prabowo Seperti Einstein dan Roosevelt

Kisah Ali bin Abdurrahman al-Habsyi Kwitang Mendapat Bintang Salib Dari Penjajah Belanda

Syekh Nawawai Tsani Dari Banten di Abad Modern

The Beginning of Baalwisasi-Yamanisasi: Penyelewengan Definisi Habib dan Ahlul Bait

Dari sisi sosial, dampaknya juga tidak main-main. Tradisi maaf-maafan di Hari Raya sebenarnya adalah “reset massal” hubungan manusia. Bayangkan, dalam satu hari, jutaan orang berusaha memperbaiki relasi keluarga yang renggang jadi hangat, teman yang lama diam kembali sapa, bahkan yang sempat bermusuhan mulai membuka ruang yang damai.

Ini bukan sekadar budaya, tapi mekanisme sosial yang menjaga keharmonisan masyarakat. Tanpa momen seperti ini, banyak konflik kecil bisa menumpuk jadi besar. Dendam yang tidak selesai bisa diwariskan, hubungan rusak bisa jadi permanen. Tapi dengan adanya Idul Fitri, semua diberi kesempatan untuk memulai ulang.

Yang menarik, keberuntungan ini tidak dibatasi usia. Anak muda yang berani meminta maaf sedang melatih kedewasaan sejak dini. Orang dewasa yang mau mengalah sedang menjaga keutuhan hubungan. Dan yang lebih tua, ketika memaafkan dengan tulus, sedang memberi contoh nyata tentang kebijaksanaan hidup.

Di titik ini, semua setara. Tidak ada yang lebih tinggi karena jabatan, atau lebih benar karena usia. Semua sama-sama hamba yang pernah salah, dan sama-sama butuh maaf. Ketika niatnya lurus, maaf yang diberikan pun jadi bernilai ibadah, bukan sekadar basa-basi.

Namun perlu jujur juga: tidak semua orang mampu sampai di level ini. Ada yang masih terjebak ego, ada yang menyimpan luka terlalu dalam, ada juga yang menjadikan maaf hanya sebagai formalitas tahunan. Di sinilah letak bedanya, yang benar-benar memaafkan itu langka, dan karena itulah mereka istimewa.

Maka, orang yang memanfaatkan Idul Fitri untuk benar-benar berdamai dengan orang lain dan dengan dirinya sendiri adalah orang yang beruntung. Ia tidak hanya merayakan hari kemenangan, tapi benar-benar meraih kemenangan itu.

Karena pada akhirnya, Lebaran bukan soal siapa yang paling meriah merayakan. Tapi siapa yang paling ringan hatinya saat pulang tanpa dendam, tanpa beban, dan penuh keikhlasan.

Oleh: Didin Syahbudin

ShareTweetShare
Previous Post

PBNU Umumkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026

Next Post

Setelah Ramadan dan Idul Fitri: Menjaga Jejak Kebaikan dan Menyambung Rantai Istiqamah

Related Posts

Dr. Saleh Basyari: Tesis Kiai Imad Persempit Ruang Simtuddurar, Taufiq Assegaf, Majlis Salawat Syekh bin Abdul Qadir dan Lutfi bin Yahya

14 Mei 2026
93

Kandidat Doktor dari Inggris: Kiai Imad dan Presiden Prabowo Seperti Einstein dan Roosevelt

14 Mei 2026
43

Kisah Ali bin Abdurrahman al-Habsyi Kwitang Mendapat Bintang Salib Dari Penjajah Belanda

4 Mei 2026
219

Syekh Nawawai Tsani Dari Banten di Abad Modern

1 Mei 2026
221

The Beginning of Baalwisasi-Yamanisasi: Penyelewengan Definisi Habib dan Ahlul Bait

29 April 2026
74

Daftar Nama Kiai, Tokoh dan Lembaga Yang Telah Gagal Menjawab Tesis Batalnya Nasab Ba’Alwi

22 April 2026
548

Silsilatul Dzahab Bantarsari Vs Silsilatul Halu Baalwi: Praktikkan Adab Yang Anda Ajarkan Selama Ini

21 April 2026
105

Rekonstruksi Persepsi Sosial Komunitas Ba’alwi Terjun Bebas di Lingkup Masyarakat Jawa Tahun 2026

18 April 2026
96

Tedi Isyaratkan Ada Reshuffle Kabinet, Kiai Imad Usul Presiden Copot Nusron Terkait Korupsi Kuota Haji

10 April 2026
117

Mengapa NU Harus Memisahkan Diri dari Klan Habib Baalwi: Sejarah Panjang Masa Depan

9 April 2026
104
Next Post

Setelah Ramadan dan Idul Fitri: Menjaga Jejak Kebaikan dan Menyambung Rantai Istiqamah

Paling Banyak Dilihat

Sains

Hasil Tes Y-Dna Klan Ba’alwi Hadramaut: Konklusif Bukan Keturunan Nabi Muhammad SAW

by Admin
24 Mei 2026
131

Klan Ba’alwi, sebuah komunitas yang berasal dari wilayah Hadramaut, Yaman, secara historis mengklaim garis keturunan paternal (patrilineal) mereka bermuara pada...

Read more
Load More
  • All
  • Berita
  • Opini
  • Pustaka
  • Santri
  • Ulama
  • Pesantren

Hasil Tes Y-Dna Klan Ba’alwi Hadramaut: Konklusif Bukan Keturunan Nabi Muhammad SAW

Cara Sederhana Memahami Pohon Genetik Y-DNA Bani Hasyim

Haji Habib bin Buja’, Pewaqaf di Makkah, Asli Keturunan Negeri Aceh Bukan Ba’Alwi

Isi Pernyataan Sikap Aliansi Umat Peduli Situs Mbah Bonang

Ditemukan Bukti Baru: Kasus Dugaan Perusakan Cagar Budaya Makam Sunan Bonang Dibuka Lagi

Studi Genomik mengenai Asal-usul Etnis Bangsa Arab dan Populasi Dunia Berdasarkan Asam Deoksiribonukleat (DNA)

Load More

Baca Juga

Nasab Ba Alawi Tidak Masuk Akal

by Admin
20 Juli 2023
71k

Menjawab Ludfi Rochman Tentang Terputusnya Nasab Habib

by Admin
9 April 2023
51.9k

Seputar Penelitian Ilmiah KH. Imaduddin Utsman Tentang Nasab Habib (1)

by Admin
26 April 2023
37.4k

  • Opini
  • Berita
  • Pustaka
  • Ulama
  • Santri
  • Pesantren
Follow Us

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Depo 25 Bonus 25