• Tentang Kami
    • Pengurus
  • Kontak
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
No Result
View All Result
Home Ulama Fiqih

Nasab Ba Alawi Tidak Masuk Akal

by Admin
20 Juli 2023
in Fiqih, KH Imaduddin al Bantani, Kitab, Manuskrip, Peristiwa, Pesantren, Pustaka, Sejarah, Tokoh, Ulama
2 min read
0
Share on FacebookShare on Twitter

Ba Alawi, adalah sebuah klan yang konon merupakan keturunan Alawi bin Ubaidillah. Namun, menurut penulis, mereka menamakan diri mereka sebagai Ba Alawi tersebut hanya karena adanya term Ba Alawi yang terdapat dalam kitab Al-Suluk karya Al-Janadi (w. 730 H), yaitu ketika menerangkan tentang seorang ahli hadits yang bernama Ali Abul hasan dari keluarga Ba Alawi yang tinggal di Hadramaut. Habib Ali Al-Sakran (w. 895 H), kemudian mengklaim keluarga dan leluhurnya sebagai bagian dari keluarga Ba Alawi tersebut.

Hakikatnya, Ali Al-Sakran tidak mempunyai dalil yang mendukung klaimnya tersebut. Ia tidak Jeetwin mempunyai sumber, baik primer maupun sekunder, yang menyatakan bahwa Alwi adalah saudara seayah dari Jadid. Begitu pula dengan Bashri yang diklaim sebagai saudara lain dari Alwi. Tidak ada dalil apapun.

Bahkan, pondasi nasab Ba Alawi, baik Bani Bashri, Bani Jadid maupun Bani Alawi sangat rapuh. Sehingga kontruksi nasab keluarga ini, hari ini kita saksikan bagaikan bangunan yang menjulang tinggi namun asasnya keropos.

Perhatikan contoh silsilah Bani Bashri, ia rapuh, bahkan runtuh. Dalam kitab Al-Raudul Jali karya Imam Murtadlo Al-Zabidi (w. 1205 H)! Dikatakan dalam kitab itu, bahwa sebagian dari keturunan Bashri adalah Salim bin Bashri bin Abdullah bin Ahmad bin Isa. Dikatakan pula dalam kitab tersebut bahwa salim bin Bashri wafat tahun 604 H. bagaimana bisa masuk akal, Abdullah yang wafat tahun 383 H, setelah 221 tahun baru mempunyai cucu yang bernama Salim. (lihat Al-Raudul Jali h. 31). Atau bagaimana bisa seorang yang bernama Bashri yang wafat sekitar tahun 400 H, baru mempunyai anak bernama Salim setelah 170 tahun kemudian?

Baca Juga

Warga NU Wajib menyayangi 86 Marga Keturunan Nabi Muhammad SAW Ini: Laporan Untuk K.H. Miftahul Akhyar

Cara Sederhana Memahami Pohon Genetik Y-DNA Bani Hasyim

Kisah Usman bin Yahya Meminta Jabatan Mufti Kepada Pemerintah Penjajah Belanda

Riziq Syihab Bukan Keturunan Nabi Muhammad SAW Secara Absolut

Daftar Nama Kiai, Tokoh dan Lembaga Yang Telah Gagal Menjawab Tesis Batalnya Nasab Ba’Alwi

Pengarang kitab Syamsudzahirah (w. 1320 H), tidak membiarkan ke-tidakmasukakal-an ini lama terjadi, ia lalu mengulang nama Bashri dan Abdullah. Perhatikan silsilah Salim Bin Bashri sampai kepada Ahmad bin Isa dalam kitab Syamsudzahirah sebagai berikut: Salim bin Bashri bin Abdullah bin Bashri bin Abdullah/Ubaidillah bin Ahmad bin Isa. (Syamsudzahirah h. 69). Dengan mengulang nama Bashri dan Abdullah, silsilah ini Nampak lebih masuk akal, walau masih berantakan.

Pola pengulangan nama ini terjadi, selain kepada keluarga Bashri, juga kepada keluarga Jadid dan Alwi. Tujuan pengulangan nama-nama ini, adalah sebagai syarat penyesuaian tahun yang telah tercatat dengan data nama yang diketahui berikutnya agar nampak selaras dan masuk akal.

Perhatikan silsilah nasab Bani Jadid! Silsilah keluarga ini adalah “silsilah mudhtaribah” (silsilah yang berubah-ubah). Dalam satu riwayat Jadid berayah Abdullah, namun dalam riwayat lain ia berayah Ahmad. Sebagaimana yang telah penulis tulis dalam tulisan berjudul “EMPAT NAMA NASAB BA ALAWI TERINDIKASI KUAT FIKTIF”.

Jumlah keluarga ini dari Abul Hasan Ali sampai Abdullah- pun berbeda-beda. Dalam satu manuskrip berjumlah Sembilan nama; dalam manukskrip lain lima nama; dalam kitab syamsudzahirah jumlahnya tujuh nama. (lihat hamisy Syamsudzahirah: 62). Terkadang nama jadid ditulis dua kali, terkadang pula satu kali. Dalam ilmu nasab, nasab mudhtaribah seperti ini merupakan indikasi kuat bahwa nasab itu palsu.

Dalam tulisan berikutnya, insya Allah, penulis akan bahas, bagaimana nasab Ba Alawi ini tidak masuk akal, dilihat dari tahun hijrahnya Ahmad bin Isa dikaitkan dengan Bani Ahdal dan Bani Qudaimi yang disebut hijrah bareng dengan Ahmad bin Isa.

Semakin penulis mendalami nasab Ba Alawi ini, maka semakin tampaklah kerancuan konstruksi nasab ini. Kini, bagi penulis, bab husnuzhon-pun rasanya tak laik untuk dapat diletakan kepada nasab Ba Alawi. Wallau A’lamu bi Haqiqatil hal.

Penulis: Imaduddin Utsman Al-Bantani

Tags: ba alawiba alawi ganti kakekBa Alwibahar bin smithbin yahyabudaya nusantraDzuriyyahDzuriyyah Nabihabaibhabibhaluhanif alatasHRSisnad palsuKeturunan Nabiketurunan palsuKeturunan Rasulullahmakammakam palsumanuskripNasabnasab palsupemalsuan nasabpemalsuan silsilahpembelokan sejarahpembongkaran makamRasulRasulullah SAWrekomendasi kepada negararumail abbasrungkadsanad ilmusejarah keratonSilsilah Habibsilsilah nasabsitus budayasumodiningrattest DNAthoha bin yahyatidak masuk akalUbaidUbaidillahulamautsman bin yahya
ShareTweetShare
Previous Post

Pangeran Diponegoro Putra Sultan Yang Dididik Para Ulama Menjadi Tokoh Bangsa

Next Post

Ba Alawi Ganti Kakek? Konsekwensinya Kompleks

Related Posts

Warga NU Wajib menyayangi 86 Marga Keturunan Nabi Muhammad SAW Ini: Laporan Untuk K.H. Miftahul Akhyar

28 Mei 2026
112

Cara Sederhana Memahami Pohon Genetik Y-DNA Bani Hasyim

21 Mei 2026
162

Kisah Usman bin Yahya Meminta Jabatan Mufti Kepada Pemerintah Penjajah Belanda

15 Mei 2026
142

Riziq Syihab Bukan Keturunan Nabi Muhammad SAW Secara Absolut

25 April 2026
184

Daftar Nama Kiai, Tokoh dan Lembaga Yang Telah Gagal Menjawab Tesis Batalnya Nasab Ba’Alwi

22 April 2026
585

Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap

17 April 2026
246

Menjaga Marwah Sejarah: Fakta Autentik Trah Sunan Ampel dan Keadilan untuk Leluhur di Winongan yang Menjadi Korban

16 April 2026
73

Meluruskan Sejarah Amaliah Tahlil: Ditradisikan oleh Walisongo Sunan Ampel, Namun Diduga Sejarah Dibelokkan oleh Oknum?

16 April 2026
266

Kedustaan-kedustaan Klaim Di Media Terkait Riziq Syihab

10 April 2026
206

Sosok Gus Aziz Jazuli, Alumni Tarim yang Berani Angkat Isu Nasab: “Ilmu Itu untuk Menguji Kebenaran”

9 April 2026
264
Next Post

Ba Alawi Ganti Kakek? Konsekwensinya Kompleks

Paling Banyak Dilihat

Opini

Menapak Tilas Hubungan Asli NU dan Rabithah Alawiyah

by Admin
29 Mei 2026
7

Bayangkan suasana awal abad ke-20 di masa penjajahan Belanda. Pergerakan Islam di Nusantara lagi dinamis-dinamisnya. Waktu itu, ada dua arus...

Read more
Load More
  • All
  • Berita
  • Opini
  • Pustaka
  • Santri
  • Ulama
  • Pesantren

Menapak Tilas Hubungan Asli NU dan Rabithah Alawiyah

Warga NU Wajib menyayangi 86 Marga Keturunan Nabi Muhammad SAW Ini: Laporan Untuk K.H. Miftahul Akhyar

Gema Takbir Iduladha di Pesantren Nahdlatul Ulum Kresek Banten Berlangsung Khidmat

Implikasi Pernyataan Gus Yahya: “NU Tidak Boleh Ingkar Nasab Baalwi”

Ramai Jemaah Ikuti Salat Iduladha di Pesantren Nahdlatul Ulum Kresek dengan Penuh Kekhusyukan

Hasil Tes Y-Dna Klan Ba’alwi Hadramaut: Konklusif Bukan Keturunan Nabi Muhammad SAW

Load More

Baca Juga

Nasab Ba Alawi Tidak Masuk Akal

by Admin
20 Juli 2023
71k

Menjawab Ludfi Rochman Tentang Terputusnya Nasab Habib

by Admin
9 April 2023
51.9k

Seputar Penelitian Ilmiah KH. Imaduddin Utsman Tentang Nasab Habib (1)

by Admin
26 April 2023
37.4k

  • Opini
  • Berita
  • Pustaka
  • Ulama
  • Santri
  • Pesantren
Follow Us

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Depo 25 Bonus 25