Priuk, Tangerang (25/5/2025) – JATMAN adalah organisasi yang menghimpun para pengamal tarekat mu’tabar dan bermadzhab Ahli Sunnah wal Jama’ah yang terdiri dari ulama, ilmuwan, akademisi, karyawan, pegawai negeri, TNI, Polri, Mahasiswa, pedagang serta petani dan mereka berafiliasi dengan NU.
Berdiri tahun 1957 di Tegal Rejo Magelang Jawa Tengah oleh para kiai sepuh NU antara lain KH. Muslih Abdurrahman Mranggen, Demak, KH Nawawi Shiddiq, Berjan Purworejo, KH Masruhan Mranggen Demak dan disahkan oleh PBNU tahun 1980, dengan begitu JATMAN adalah anak kandung NU atau Banom NU.
Idaroh Wustho JATMAN Provinsi Banten yang dipimpin oleh Abah KH. M. Thobary Syadzily mengadakan rutinan dzikiran tarekat Syattariyah setiap bulan, rutinan pengajian kitab tasawuf, fiqih dan tauhid, manaqiban Kanjeng Syaikh Abdul Qodir Jailani, marhabanan, istighotsahan dan dzikir akbar.
Penguatan tarekat itu antara lain dengan dzikir yang dikerjakan dan didawammkan oleh para pengamal tarekat sebagai dasarnya untuk mengikat iman di hati, agar ketika nafas terakhir kita keluar dari jasad, hati dalam kondisi beriman kepada Allah SWT
Selain itu kehadiran JATMAN Banten tentu ingin berkiprah dalam mewujudkan mabadi khairi ummat, kepekaan atas kondisi umat, kepedulian sosial atas para gelandangan, remaja-remaja broken home, dan para napi korban narkoba.
Penulis: Hamdan Suhaemi