• Tentang Kami
    • Pengurus
  • Kontak
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
No Result
View All Result
Home Ulama Kisah

Melihat Masa Depan Kesejarahan Indonesia

by Admin
24 Oktober 2023
in Kisah, Opini, Santri, Tokoh
2 min read
0
Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga

PASCA THESIS, Menyelamatkan Akal Sehat: Mengapa Agama Tidak Boleh Dijadikan Alat Pembodohan

K.H. Imaduddin Utsman Al-Bantani Haramkan Putri Indonesia Dinikahkan dengan Laki-Laki Habaib

Syekh Muhammad Syarif Al-Shawwaf, Nasab Palsu Membela Nasab Palsu

Elegi Garis Nasab: Antara yang Hakiki dan yang Imitasi (Y DNA Nabi Ibrahim Versi Rumail Abbas)

Emha Ainun Najib: Nasab dan Harga Diri Bangsa dan Kesadaran Bernegara

Oleh: Hamdan Suhaemi

Melihat fenomena akuisisi nasab dan trah yang dilakukan oleh klan Ba’lawi disertai klaim makam-makam yang dianggap Bani Alawiyyin itu, nalar ini tidak bisa diam. Ada yang gelisah memikirkan soal ini. Ada tantangan besar yang akan dihadapi bangsa Indonesia di masa depannya, apa itu ? yaitu akan terjadi kehilangan jati diri dan identitas, ketika jati diri leluhurnya dihapus dan dibelokkan milik orang lain.

Ada perilaku-perilaku orang klan Ba’lawi yang melakukan ini dengan dasar Ahistoris, ngawur dan menipu. Pencakokan pada figur sejarah yang diklaim sebagai bagian dari klan Ba’lawi ini adalah perilaku berengsek dan barbar meski cara halus. Karena masyarakat kita sangat ta’dhiman wa takriman ketika telinganya mendengar dzuriyat Rosul, atau darahnya Rosul. Kuwalat, hilang barokah jadi senjata mereka dalam upaya mempengaruhi dan menipu masyarakat awam.

Banyak kasus di beberapa tempat soal pencakokan nasab, pengalihan jalur silisilah, dan penamaan figur yang menyejarah bagian dari klan Ba’lawi sungguh membuat kita marah, bahkan protes keras. Nalar kita yang terbiasa mengkaji sejarah terpancing untuk ikut merespon fenomena tersebut.

Mari kita bertahan pada prinsip sejarah, lihat juga pada sumbernya. Agar kita terhindar dari pola-pola pembelokan sejarah. Lihat pada sumber tertulis, ini sumber sejarah yang diperoleh melalui peninggalan-peninggalan tertulis, catatan peristiwa yang terjadi di masa lampau, misalnya prasasti, dokumen, naskah, piagam, babad, surat kabar, tambo (catatan tahunan dari Cina), dan rekaman. Sumber tertulis dibedakan menjadi dua, yaitu sumber primer (dokumen) dan sumber sekunder (buku perpustakaan).

Kita pun perlu kroscek dan wawancara ulang pada sumber lisan, dari saksi sejarah atau keterangan langsung dari para pelaku atau saksi mata dariperistiwa yang terjadi di masa lampau. Misalnya, seorang anggota Legiun VeteranRepublik Indonesia (LVRI) yang pernah ikut Serangan Umum menceritakan peristiwa yang dialami kepada orang lain, apa yang dialami dan dilihat serta yang dilakukannya merupakan penuturan lisan (sumber lisan) yang dapat dipakai untuk bahan penelitian sejarah. Dapat juga berupa penuturan masyarakat di sekitar kota Yogyakarta saat 1 Maret 1949 yang ikut menyaksikan Serangan Umum tersebut, penuturannya juga dapat dikategorikan sebagai sumber lisan. Jika sumber lisan berupa cerita rakyat (folklore), maka perlu dicermati kebenarannya sebab penuh dengan berbagai mitos ( Moh. Ali : 47-48 ).

Menurut Kuntowijoyo dalam buku Pengantar Ilmu Sejarah, penelitian sejarah memiliki lima tahapan yang saling berhubungan. Kelima tahapan tersebut adalah pemilihan topik, heuristik (pengumpulan sumber), verifikasi (kritik), intepretasi (penafsiran), dan historiografi (penulisan).

Dari beberapa petunjuk ahli seperti yang saya tulis di atas, menjadi cara kita yang awam agar bisa mengenali problem narasi pembelokan dan pencakokan nasab yang dilakukan oleh oknum-oknum dari klan Ba’lawi dan atau dari pihak manapun. Kita konsisten untuk mendudukkan sejarah Indonesia pada fakta yang benar, dan kebenaran yang bisa dipertanggungjawabkan.

Identitas bangsa Indonesia saat ini tengah dipertaruhkan, maka perlawanan adalah keniscayaan yang tak bisa dihindari, siapapun orangnya, dan dari klan apapun, sejarah akan selalu dimiliki oleh kebenaran sejarah itu sendiri. Kita pun tidak diajarkan tunduk pada penghianatan.

Serang 24 Oktober 2023

Tags: ba alawiba alawi rungkadBa Alwibahar bin smithbin yahyabudaya nusantraDzuriyyahDzuriyyah Nabihabaibhabibhaluhanif alatasHRSisnad palsuKeturunan Nabiketurunan palsuKeturunan Rasulullahmakammakam palsumanuskripNasabnasab palsunasab rungkadpemalsuan nasabpemalsuan silsilahpembelokan sejarahpembongkaran makamRasulRasulullah SAWrekomendasi kepada negararungkadsanad ilmusejarah keratonSilsilah Habibsilsilah nasabsitus budayasumodiningrattest DNAthoha bin yahyaUbaidUbaidillahulamautsman bin yahya
ShareTweetShare
Previous Post

Gus Rumail Dan Alawi Bin Tahir Al Haddad, Siapa Yang Berdusta?

Next Post

Refleksi Hari Sumpah Pemuda; Andai Saya Menjadi Ba Alawi

Related Posts

PASCA THESIS, Menyelamatkan Akal Sehat: Mengapa Agama Tidak Boleh Dijadikan Alat Pembodohan

20 Juli 2026
53

K.H. Imaduddin Utsman Al-Bantani Haramkan Putri Indonesia Dinikahkan dengan Laki-Laki Habaib

16 Juli 2026
109

Syekh Muhammad Syarif Al-Shawwaf, Nasab Palsu Membela Nasab Palsu

16 Juli 2026
221

Elegi Garis Nasab: Antara yang Hakiki dan yang Imitasi (Y DNA Nabi Ibrahim Versi Rumail Abbas)

6 Juli 2026
158

Emha Ainun Najib: Nasab dan Harga Diri Bangsa dan Kesadaran Bernegara

29 Juni 2026
122

Penjabaran Psikologis: Festival Su’ul Khotimah Klan Habib Baalwi dan Muhibbinnya

24 Juni 2026
112

Membaca Lima Arus Kepentingan Eksternal dalam Muktamar NU 2026

24 Juni 2026
130

Metode Eliminasi dan Epistemologi Nasab: Pengantar dan Apresiasi atas Gagasan Dr. Sugeng Sugiharto

18 Juni 2026
142

Framework Melihat Imigran Yaman dan Amalan Habib Baalwi, Tudingan Operasi Intelijen hingga Kyai Ikhya dan Nabi Adam: Kelompok Kyai Imad Outlier!

3 Juni 2026
139

KH Syam’un: Jenderal Ulama dan Tokoh NU

3 Juni 2026
95
Next Post

Refleksi Hari Sumpah Pemuda; Andai Saya Menjadi Ba Alawi

Paling Banyak Dilihat

Berita

Telah Terbit Buku Kiai Imad 1000 Halaman Lebih: Sejarah Runtuhnya Nasab Baalwi di Indonesia

by Admin
29 Juli 2026
61

Buku ini berjudul lengkap: Sejarah Runtuhnya Nasab Baalwi di Indonesia (Kronik Dialektika Ilmiyah Terbongkarnya Kepalsuan Nasab Habaib Kepada Nabi Muhammad...

Read more
Load More
  • All
  • Berita
  • Opini
  • Pustaka
  • Santri
  • Ulama
  • Pesantren

Telah Terbit Buku Kiai Imad 1000 Halaman Lebih: Sejarah Runtuhnya Nasab Baalwi di Indonesia

Tablig Akbar PWI-LS di Pemalang Dipadati Puluhan Ribu Jemaah, Rhoma Irama Serukan Pentingnya Meluruskan Sejarah

Pesantren Nahdlatul Ulum Sabet Seluruh Juara Kitab Kasyifatussaja pada MTQ ke-55 Kabupaten Serang 2026

Gemilang di MTQ Banten, Santri Pesantren Nahdlatul Ulum Kresek Borong Juara Pertama Cabang Lomba Kitab Kuning

PCNU Grobogan Instruksikan Ansor, Banser, dan Pagar Nusa Tak Amankan Acara Habib

PASCA THESIS, Menyelamatkan Akal Sehat: Mengapa Agama Tidak Boleh Dijadikan Alat Pembodohan

Load More

Baca Juga

Nasab Ba Alawi Tidak Masuk Akal

by Admin
20 Juli 2023
71.5k

Menjawab Ludfi Rochman Tentang Terputusnya Nasab Habib

by Admin
9 April 2023
52.1k

Seputar Penelitian Ilmiah KH. Imaduddin Utsman Tentang Nasab Habib (1)

by Admin
26 April 2023
37.5k

  • Opini
  • Berita
  • Pustaka
  • Ulama
  • Santri
  • Pesantren
Follow Us

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Depo 25 Bonus 25