• Tentang Kami
    • Pengurus
  • Kontak
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel
No Result
View All Result
RMI PWNU Banten
No Result
View All Result
Home Opini

Mitigasi Cerdas Meyongsong Indonesia Emas Ala Santri 5.0

Masuknya internet ke kehidupan manusia pada Revolusi Industri 4.0 menyebabkan adanya generation gap yang disebabkan oleh segmentasi penggunaan internet oleh generasi tertentu, sehingga membuat teknologi cenderung menguasai kemampuan manusia.

by Admin
28 Juli 2021
in Opini
2 min read
0
Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga

Silsilatul Dzahab Bantarsari Vs Silsilatul Halu Baalwi: Praktikkan Adab Yang Anda Ajarkan Selama Ini

Rekonstruksi Persepsi Sosial Komunitas Ba’alwi Terjun Bebas di Lingkup Masyarakat Jawa Tahun 2026

Tedi Isyaratkan Ada Reshuffle Kabinet, Kiai Imad Usul Presiden Copot Nusron Terkait Korupsi Kuota Haji

Mengapa NU Harus Memisahkan Diri dari Klan Habib Baalwi: Sejarah Panjang Masa Depan

Muktamar NU 2026 and The Art of Letting Go

Oleh: Gus Syauqi Ma’ruf Amin

Tantangan di era kekinian, di era kegaduhan kemajuan teknologi digital dan informasi yang begitu pesat. Ditambah hikmah pandemi yang menuntut kita untuk save at home, work from home, social distancing, di era hoax menjadi sumber informasi utama, dan sebagainya, membuat kita berkebutuhan tinggi terhadap fasilitas layanan digital dari berbagai kebutuhan informasi sampai memenuhi kebutuhan lainnya.

Meskipun di masyarakat kita masih lebih banyak yang terjebak pada pola konsumtif dibanding produktif dalam pemanfaatan fasilitas layanan digital yang menggiurkan dan memanjakan tersebut yang menggantungkan pada teknologi artificial intelegency (kecerdasan buatan).

Banyak yang belum menyadari, khususnya di era global digital (dunia serba digital) kurang lebih sejak sekitar 5 tahun yang lalu, peran teknologi digital, khususnya di sektor informasi yang sangat interaktif, banyak mempengaruhi pola hidup dan kebiasaan masyarakat dunia, tidak terkecuali indonesia, yang pada akhirnya sangat berpengaruh terhadap pembentukan generasi yang akan datang dan apa yang harus dipersiapkan sehingga terbentuk generasi berkualitas yang membanggakan.

Perlu kita ketahui bahwa sebenarnya dunia telah memasuki fase Era Society 5.0 yang pertama kali istilah ini dikenalkan oleh Pemerintah Jepang di tahun 2019. Society 5.0 disebut sebagai konsep integrasi antara dunia virtual dan realita. Society 5.0 adalah sebuah konsep yang memungkinkan manusia untuk dapat menyelesaikan berbagai permasalahan sosial dengan dukungan teknologi. Konsep ini diharapkan dapat menyempurnakan konsep sosial sebelumnya, Revolusi Industri 4.0.

Masuknya internet ke kehidupan manusia pada Revolusi Industri 4.0 menyebabkan adanya generation gap yang disebabkan oleh segmentasi penggunaan internet oleh generasi tertentu, sehingga membuat teknologi cenderung menguasai kemampuan manusia.

Oleh karena itu, Society 5.0 diharapkan dapat mengubah persepsi tersebut dan mengalihkan fungsi teknologi untuk membantu manusia di berbagai bidang, termasuk pada proses branding.

Visi society 5.0 sendiri adalah: 1. era moderasi teknologi (teknologi ramah sosial), 2. keseimbangan peran dan pemanfaatan kemajuan teknologi sebagai solusi sosial dan ekonomi (keseimbangan antara peran kecerdasan buatan (artificial intelligence) dan kecerdasan sosial).

Yang dimaksud dengan Kecerdasan sosial itu sendiri adalah kemampuan untuk secara efektif menavigasi dan bernegosiasi dalam interaksi dan lingkungan sosial. Atau dalam pengertian lain adalah gabungan dari kesadaran diri dan kesadaran sosial, evolusi keyakinan sosial dan sikap, serta kapasitas dan kemampuan mengelola perubahan sosial yang kompleks.

Kesadaran membangun keseimbangan yang seimbang menjadi solusi mitigasi yang kuat bagaimana memepersiapkan lingkungan dan membentuk tatanan kehidupan yang terinteraksi secara virtual dan tanpa batas.

Bangsa Indonesia memiliki Santri dan pesantren sebagai suatu basis SDM cerdas dan terlatih yang memiliki dedikasi tinggi untuk membangun dan merawat umat dengan kesadaran pengetahuan dan tata laku yang baik serta sungguh-sungguh, yang disertai dan diperkuat prinsip-prinsip dasar pengetahuan dan perilaku mulia untuk menebar manfaat dan maslahat (perbaikan dan kebaikan) secara individu maupun secara luas serta memiliki kesadaran cinta tanah air yang begitu besar.

Santri saat menimba ilmu dan ditempa di pesantren adalah orang-orang yang mutafaqqihina fiddien (orang-orang yang memperdalam pengetahuan dan pemahaman agama). Para santri dipersiapakan setangguh mungkin sehingga saat lulus dari pesantren dan terjun ke masyarakat menjadi rijalul islah (para pembuat perubahan yang lebih baik) atau para reformis yang turut serta membangun tatanan masyarakat yang lebih baik dan semakin baik.

Dasar yang selalu menjadi pegangan para santri yaitu:
المحافظة على القديم الصالح والأخذ بالجديد الأصلح والإصلاح إلى ما هو الأصلاح  ثمّ الأصلاح  فالأصلاح
Al muhafadzotu alal qodimishsholih wal akhdzu bil jadidil aslah. [KangDiens]

Tags: Ala SantriEra DigitalGus Syauqi Maruf AminIOTMitigasi 5.0Revolusi Industri 4.0RMI PWNU BantenSociety 5.0
ShareTweetShare
Previous Post

Kiai Menata Negara

Next Post

Terkait Baha’i Menteri Agama RI Sudah Bijak

Related Posts

Silsilatul Dzahab Bantarsari Vs Silsilatul Halu Baalwi: Praktikkan Adab Yang Anda Ajarkan Selama Ini

21 April 2026
17

Rekonstruksi Persepsi Sosial Komunitas Ba’alwi Terjun Bebas di Lingkup Masyarakat Jawa Tahun 2026

18 April 2026
42

Tedi Isyaratkan Ada Reshuffle Kabinet, Kiai Imad Usul Presiden Copot Nusron Terkait Korupsi Kuota Haji

10 April 2026
66

Mengapa NU Harus Memisahkan Diri dari Klan Habib Baalwi: Sejarah Panjang Masa Depan

9 April 2026
65

Muktamar NU 2026 and The Art of Letting Go

7 April 2026
37

Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas

24 Maret 2026
593

Beruntungnya Orang yang Saling Memaafkan di Hari Raya Idul Fitri

21 Maret 2026
40

Memahami Klaim Nasab Suci: Pentingnya Verifikasi Data Sejarah dan Narasi Peradaban

15 Maret 2026
118

Titik Balik Thesis al Bantani, Konsensus dan Glorifikasi Nasab Ba’Alwi: Tiga Tahun  Gagal Raih Syuhra Wal Istifadlah (2023 2025)

11 Maret 2026
118

Jahil Murakkab dan Runtuhnya Fabrikasi Nasab: Validasi Ilmiah KH. Imaduddin melalui Verifikasi Mustanad dan Genetik

8 Maret 2026
233
Next Post

Terkait Baha'i Menteri Agama RI Sudah Bijak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Paling Banyak Dilihat

Opini

Silsilatul Dzahab Bantarsari Vs Silsilatul Halu Baalwi: Praktikkan Adab Yang Anda Ajarkan Selama Ini

by Admin
21 April 2026
17

Penulis: Rifky Zulkarnaen J. Baswara 12 Data Weaponizing Historis dan Sanad Ilmu Untuk Menundukkan dan Menjajah Pribumi Senjata utama Klan...

Read more
Load More
  • All
  • Berita
  • Opini
  • Pustaka
  • Santri
  • Ulama
  • Pesantren

Silsilatul Dzahab Bantarsari Vs Silsilatul Halu Baalwi: Praktikkan Adab Yang Anda Ajarkan Selama Ini

Rekonstruksi Persepsi Sosial Komunitas Ba’alwi Terjun Bebas di Lingkup Masyarakat Jawa Tahun 2026

Step Forward? Perintah Allah Swt & Rasulullah Saw: Refleksi Menuju 4 Tahun Polemik Nasab Habib & Baalwisasi-Yamanisasi

Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap

Menjaga Marwah Sejarah: Fakta Autentik Trah Sunan Ampel dan Keadilan untuk Leluhur di Winongan yang Menjadi Korban

Meluruskan Sejarah Amaliah Tahlil: Ditradisikan oleh Walisongo Sunan Ampel, Namun Diduga Sejarah Dibelokkan oleh Oknum?

Load More

Baca Juga

Nasab Ba Alawi Tidak Masuk Akal

by Admin
20 Juli 2023
70.8k

Menjawab Ludfi Rochman Tentang Terputusnya Nasab Habib

by Admin
9 April 2023
51.9k

Seputar Penelitian Ilmiah KH. Imaduddin Utsman Tentang Nasab Habib (1)

by Admin
26 April 2023
37.3k

  • Opini
  • Berita
  • Pustaka
  • Ulama
  • Santri
  • Pesantren
Follow Us

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Opini
  • Ulama
    • Fiqih
      • KH Imaduddin al Bantani
    • Karomah
    • Kisah
  • Biografi
  • Pesantren
    • Santri
      • Hikmah
      • Syair
      • Humor
    • Pustaka
      • Kitab
      • Karya Sastra
      • Manuskrip
      • Download
  • Download
  • Web RMI
    • RMI PBNU
    • RMI PWNU DKI
    • RMI PWNU Banten
    • RMI PWNU Jatim
    • RMI PWNU Sumsel

©2021 RMI PWNU Banten | rminubanten.or.id.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Depo 25 Bonus 25